Sebagai salah satu resort yang mengusung kekayaan budaya lokal, tamu yang menginap di AJAVI akan mendapatkan banyak pengalaman menarik selama menginap. Seperti misal setiap sore, Simbok Jamu dan Simbok Jajanan Pasar akan mengetuk setiap kamar untuk menawarkan jamu tradisional dan jajanan pasar sebagai kudapan yang bisa didapatkan secara gratis.
Tamu bisa mencoba berbagai macam jamu dengan racikan dan rasa yang sedap dari simbok jamu gendong yang khasiatnya sangat baik untuk tubuh. Juga jajanan pasar tradisional yang lezat dengan berbagai macam jajanan yang sering ditemui di pasar tradisional di Solo.
Selain itu juga pengalaman untuk belajar dan mencoba alat musik tradisional jawa, Karawitan. Setiap minggunya, para musisi seniman karawitan berlatih di Pendapa Sasangka di AJAVI ini. Kalau kalian tertarik, kalian bisa mencoba dan memainkannya sebagai pengalaman baru selama menginap di AJAVI.
Jika kalian ada rencana untuk ke Solo, mengapa tidak untuk mencoba menginap di AJAVI. Booking segera melalui aplikasi pemesanan tiket dan hotel favorit anda.
Kalau ada kesempatan jalan seharian di Bangkok, kira-kira mau kemana aja?
Pertanyaan ini gw ajukan ke diri gw beberapa waktu yang lalu ketika landing di Bangkok. Ngga ada jadwal atau agenda khusus, cuman mau jalan-jalan aja di Bangkok. Pas ada waktu libur hari kejepit, pas masih ada sisa cuti. Langsung pesan tiket ke Bangkok.
Kemana aja selama gw di Bangkok? Lihat aja videonya.. ;)
Dari sekumpulan perjalanan yang akan selalu membuat rindu tentang Indonesia. Budaya, alam dan masakannya yang tidak pernah tertandingi.
Dirgahayu Republik Indonesiaku! #HUTRI71
Banyak hal terjadi di 2015. Mulai dari keputusan gw untuk pindah Jakarta, meninggalkan Jogja setelah 13 tahun lamanya tinggal di Jogja. Terlibat dalam pembuatan film 3 Srikandi yang berlangsung beberapa bulan persiapan hingga akhirnya syuting. Dan traveling bersama para traveler yang diselenggarakan oleh Kementrian Pariwisata.
Yang gw sebut di atas, hampir merangkum semua, highlightnya saja memang. Bertemu dengan banyak orang-orang baru dan pengalaman baru yang menyenangkan.
Untuk 2016, gw ga sabar untuk pengalaman-pengalaman seru lainnya. Lebih banyak ketemu orang baru di pekerjaan, hobi dan traveling. Lebih energetic dan sehat wal afiat. Lebih banyak karya yang dihasilkan. Insya Allah.
Dan sebagai bentuk terimakasih gw untuk semua yang telah mengisi hari-hari gw di 2015, ini ada video yang merangkum semua selama 2015. Enjoy!
Thanks to Ministry of Tourism Republic of Indonesia. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara. Yonif 321/Galuh Taruna Kostrad. Yonif 403/Wirasada Pratista. Skadron Udara 2. Astra International Tbk. Fotografer.net. Multivision Plus. 360 Synergy Production. Creo Indonesia. Letkol Inf Agus Widiyanto. Letkol Inf Pieter Ardianto. Letkol Pnb Destianto Nugroho Utomo. Finalis Putri Indonesia 2004. Kristupa Saragih. Iman Brotoseno. Ninin Musa. Chelsea Islan. Dian Sastro. Tara Basro. Reza Rahadian. Ravindra Boele. Nila Tanzil. M Fikri. Nicole Fung. Hanny Kusumawati. A World to Travel (Jose & Inma). CC Food Travel (Jo & Umei). Charlene Tan. Carla Manalo. Trinity Traveler. Marischa Prudence. Astrid Permata Leona. Gracetantina Rohdearni. Elsa Fransisca Purba. Atika Noerkoestanti. Windy Ariestanty. Claudy Anadia Herid. Claradevi Hadriatmaja. Ajeng Ayu Anglaina. Ivan Loviano. Ermawan Ridyantoro. Widiartono. Elsa Stars and Rabbit. Riyani Djangkaru. Gemala Hanafiah. Pinneng. Barry Kusuma. Driana Rini Handayani. Dayu Hatmanti. Lala Karmela.
Yang gw sebut di atas, hampir merangkum semua, highlightnya saja memang. Bertemu dengan banyak orang-orang baru dan pengalaman baru yang menyenangkan.
Untuk 2016, gw ga sabar untuk pengalaman-pengalaman seru lainnya. Lebih banyak ketemu orang baru di pekerjaan, hobi dan traveling. Lebih energetic dan sehat wal afiat. Lebih banyak karya yang dihasilkan. Insya Allah.
Dan sebagai bentuk terimakasih gw untuk semua yang telah mengisi hari-hari gw di 2015, ini ada video yang merangkum semua selama 2015. Enjoy!
Thanks to Ministry of Tourism Republic of Indonesia. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara. Yonif 321/Galuh Taruna Kostrad. Yonif 403/Wirasada Pratista. Skadron Udara 2. Astra International Tbk. Fotografer.net. Multivision Plus. 360 Synergy Production. Creo Indonesia. Letkol Inf Agus Widiyanto. Letkol Inf Pieter Ardianto. Letkol Pnb Destianto Nugroho Utomo. Finalis Putri Indonesia 2004. Kristupa Saragih. Iman Brotoseno. Ninin Musa. Chelsea Islan. Dian Sastro. Tara Basro. Reza Rahadian. Ravindra Boele. Nila Tanzil. M Fikri. Nicole Fung. Hanny Kusumawati. A World to Travel (Jose & Inma). CC Food Travel (Jo & Umei). Charlene Tan. Carla Manalo. Trinity Traveler. Marischa Prudence. Astrid Permata Leona. Gracetantina Rohdearni. Elsa Fransisca Purba. Atika Noerkoestanti. Windy Ariestanty. Claudy Anadia Herid. Claradevi Hadriatmaja. Ajeng Ayu Anglaina. Ivan Loviano. Ermawan Ridyantoro. Widiartono. Elsa Stars and Rabbit. Riyani Djangkaru. Gemala Hanafiah. Pinneng. Barry Kusuma. Driana Rini Handayani. Dayu Hatmanti. Lala Karmela.
Video Tempat Wisata Terbaik di Jogja #WonderfulIndonesia #INAtopBucketList
By Nico Wijaya - November 08, 2015
Tentang Yogya, ketika bulan lalu mengikuti trip yang diadakan Kementrian Pariwisata. Kota kedua, Yogyakarta.
Berburu sunrise di Borobudur. Menikmati pertunjukan Sendratari Ramayana di Prambanan. Belajar batik di Museum Batik. Mengikuti tour di dalam Kraton Yogya. Dan berkunjung ke Ratu Boko.
Thanks buat Riyanni Djangkaru, Windy Ariestanti dan Trinity Traveler yang sudah mau diarahkan buat inframe hihihi.
Thanks buat Barry Kusuma untuk shot dronenya. Keren abis!
Thanks to Kementrian Pariwasata Indonesia untuk kesempatan tripnya.
Ini pengalaman pertama gue mengikuti festival budaya selama 15 hari di lokasi. Event 2 tahunan sekali ini bernama Irau Malinau, berlangsung dari tanggal 15 Oktober - 27 Oktober 2014. Irau Malinau digelar bertepatan dengan HUT Kabupaten Malinau Kaltara, 26 Oktober.
Selama 12 hari berturut-turut, ada pertunjukan budaya dari berbagai adat dayak dan paguyuban yang ada di Malinau. Tercatat ada beberapa suku dayak yang mengisi atraksi budaya. Seperti Dayak Lundayeh, Dayak Kenyah, Dayak Kayan, Dayak Punan, Dayak Abai, Dayak Tahol, Dayak Tingalan, Dayak Berusu, Dayak Punan, Dayak Sa'ben, adat Tidung, dan adat Bulungan. Terdapat pula paguyuban paguyuban yang ada di Malinau seperti Etnis TIonghoa, Paguyuban Keluarga Jawa, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Bubuhan Banjar, dan NTB dan KK NTT. Bisa dikatakan, ini adalah event budaya termeriah yang ada di Kalimantan.
Berkat dukungan dari Pemkab Malinau Bapak Bupati DR. Yansen TP dan Kodim 0910 dengan Dandim Letkol Inf Agus Bhakti, team dari Fotografer.net dipimpin oleh Bang Kristupa dan Komunitas Fotografi Malinau dapat mendokumentasikan beragam atraksi budaya selama Irau Malinau berlangsung.
Dan ini adalah cuplikan dari Irau Malinau 2014.
Malinau terletak di Kalimantan Utara. Untuk menuju Malinau, bisa menggunakan pesawat terbang direct dari Jakarta menuju Tarakan(Lion Air), lalu dari Tarakan bisa menggunakan Susi Air atau Kalstar yang masing-masing rute terbangnya 2 kali sehari.
***
Foto Satgas Kayan, anggota team dokumentasi Irau Malinau 2014
***
Foto Satgas Kayan, anggota team dokumentasi Irau Malinau 2014
Ini adalah video perjalanan gue mengikuti Kaltara Photography Camp 2014 16-17 Mei 2014. Event yang diinisiasi oleh Kodim 0910/Malinau dan Fotografer.net ini diikuti oleh puluhan fotografer se-Kalimantan Utara.
Berlokasi di Semolon, sekitar 1,5 jam perjalanan darat dari Kota Malinau. Kenapa dipilih Semolon karena di Semolon terdapat air terjun bertingkat-tingkat dan sumber air panas. Alam yang masih dipenuhi hutan tropis kalimantan, menjadikan Semolon area camp dan tujuan wisata yang layak untuk dipromosikan.
Malinau sendiri adalah ibukota dari Kabupaten Malinau Kalimantan Utara. Kabupaten yang memiliki daerah perbatasan terluas dengan Malaysia di pulau Kalimantan. Selain juga memiliki suku Dayak yang beragam, Malinau memiliki keanekaragaman hayati yang kaya di Taman Nasional Kayan Mentarang.
Menuju Malinau, dari Jakarta bisa menggunakan penerbangan maskapai Garuda Indonesia atau Lion Air langsung ke Tarakan lalu melanjutkan penerbangan dengan Susi Air atau Kalstar menuju Malinau.
Untuk mereka yang penasaran seperti apa bentuk fisik dan kelebihan dari Acer Liquid E3, ini gw bikinkan video reviewnya.
Hasil foto-foto dari Acer Liquid E3 bisa dilihat di sini.
Semoga ngga penasaran lagi yaaa..
Spesifikasi Acer Liquid E3
| Layar 4.7 inch, IPS, HD 720P (1080 x 720) OS Android 4.2.2 User Interface AcerFLOAT™ UI Kamera Utama 13 MP auto focus, f1.8 dengan LED flash light Kamera Depan 2 MP dengan front LED Entertainment Acer Music, Acer Photo, Youtube Prosesor Quad Core 1.2 GHz, MT6589 Memori internal 16 GB Memori RAM 2 GB Baterai 2000 mAh, embedded Li-polymer Talk time: mencapai 8 jam Standby time: mencapai 250 jam Productivity Polaris Office Gmail, Acer Doc, Acer. SnapNote, Swype Keyboard Ukuran 138 x 69 x 8.9 mm Bobot 135 g | Network HSPA+/WCDMA: 900 / 2100 MHzGSM/GPRS/EDGE: 850MHz / 900MHz / 1800MHz / 1900MHz Utility Acer Data Traffic Manager3G download speed up to 42Mbps Connectivity WiFi 802.11 b/g/n Bluetooth 4.0 EDR, GPS/AGPSMicro SD slot, Micro USB, 3.5mm audio jack Special FeaturesAcer Float Caller AcerFLOAT Maps/Notes/Camera/Calculator, AcerFLOAT Buttons/Dialer/Widget, AcerFLOAT Text/Stopwatch/Browser, Acer LiveScreen™, Acer Quick Mode Sensor Light sensor, Accelerometer, Proximity sensor, e-compass, hall sensor Wireless Display |
Akhirnya, tahun lalu berkesempatan untuk berkunjung ke Teluk Kiluan di Lampung. Yang selama ini hanya mendengar cerita dan liputan di tv, kesampaian juga untuk merasakan sendiri keelokan Teluk Kiluan Lampung.
Menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam dari Bandar Lampung, kondisi jalan menuju Teluk Kiluan tidaklah begitu menakutkan. Infrastuktur sudah banyak kemajuan. Setidaknya jangan ke Kiluan ketika musim hujan. Karena ada beberapa ruas jalan yang masih tanah merah, bukan berupa aspal.
Sedikit saran jika ingin mengunjungi Teluk Kiluan, jangan berangkat sore atau malam hari menuju Kiluan. Lebih baik berangkat pagi atau siang dari Bandar Lampung. Karena memang kondisi jalan yang berbukit dan sepi, ada baiknya mengurangi resiko yang tidak diinginkan dengan berangkat pagi hari.
Untuk menginap, bisa menginap di Teluk atau menyebrang di Pulau Kilauan. Saran gue, menginapnya di Pulaunya saja, tidak terlalu ramai. Ada tempat menginap ala kadarnya yang cukup lah untuk beristirahat di Pulau yang bisa dibilang tidak banyak orang yang pernah kemari.
Kesadaran penduduk lokal untuk menjaga lingkungan dan keamanan pengunjung cukup tinggi. Memang nampaknya sudah ada kesadaran untuk tetap menjaga ekosistem Lumba-lumba dan ikan di sekitar Teluk Kiluan. Mereka juga membatasi jumlah penumpang di perahu dan jumlah perahu yang melihat Lumba-lumba ketika musim liburan. Jadi, waktu terbaik mengunjungi Kiluan adalah weekdays dan bukan hari libur.
Dan ini sedikit oleh-olehnya dari Teluk Kiluan Lampung. Enjoy!
Menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam dari Bandar Lampung, kondisi jalan menuju Teluk Kiluan tidaklah begitu menakutkan. Infrastuktur sudah banyak kemajuan. Setidaknya jangan ke Kiluan ketika musim hujan. Karena ada beberapa ruas jalan yang masih tanah merah, bukan berupa aspal.
Sedikit saran jika ingin mengunjungi Teluk Kiluan, jangan berangkat sore atau malam hari menuju Kiluan. Lebih baik berangkat pagi atau siang dari Bandar Lampung. Karena memang kondisi jalan yang berbukit dan sepi, ada baiknya mengurangi resiko yang tidak diinginkan dengan berangkat pagi hari.
Untuk menginap, bisa menginap di Teluk atau menyebrang di Pulau Kilauan. Saran gue, menginapnya di Pulaunya saja, tidak terlalu ramai. Ada tempat menginap ala kadarnya yang cukup lah untuk beristirahat di Pulau yang bisa dibilang tidak banyak orang yang pernah kemari.
Kesadaran penduduk lokal untuk menjaga lingkungan dan keamanan pengunjung cukup tinggi. Memang nampaknya sudah ada kesadaran untuk tetap menjaga ekosistem Lumba-lumba dan ikan di sekitar Teluk Kiluan. Mereka juga membatasi jumlah penumpang di perahu dan jumlah perahu yang melihat Lumba-lumba ketika musim liburan. Jadi, waktu terbaik mengunjungi Kiluan adalah weekdays dan bukan hari libur.
Dan ini sedikit oleh-olehnya dari Teluk Kiluan Lampung. Enjoy!
Jadi singkat ceritanya, video ini diambil ketika akan kembali ke Jogja dari Malinau. Transit 2-3 jam di Tarakan, diajakin Bang Kristupa dan ditemani Bang Hasan & Dhani untuk melihat-lihat Tarakan sebagai kota yang dahulunya memiliki cerita sebagai ladang logistik minyak sejak jaman Belanda.
Bagi yang belum pernah ke Tarakan, di video ini dilihatkan seperti apa 'Pompa Angguk Minyak' yang gunanya untuk memompa minyak mentah dari perut bumi ke permukaan. Ditunjukkan juga sisa-sisa bekas rig untuk menggali minyak peninggalan Jepang. Dahulu, ketika akan menggali minyak, rig-rig sesudah menggali dibiarkan begitu saja.
Di Tarakan juga, konon ketika jaman Perang Dunia ke-2, ketika Jepang kalah dari Belanda dan sekutu, semua ladang minyak yang ada di Tarakan dibakar habis oleh Jepang. Dan hingga saat ini, kita masih bisa melihat saksi bisu dari peninggalan Perang Dunia ke-2.
Ceritanya adalah ketika ingin melihat sesi praktek F1 dan malas untuk membawa lensa tele. Teringat dititipi Samsung S4 Zoom yang memang bisa 10x optical zoom (24-240mm), gw rasa cukup untuk foto-foto di sirkuit.
Kelebihannya di lensa kameranya. Foto yang dihasilkan, warnanya bisa keluar. Langsung jadi gitu tanpa harus editing kontras dlsb. Videonya juga sudah HD 1080p, lumayan bangeeet!
Dan ini beberapa foto-fotonya selama kemarin Crossing Bridges di Singapore,
![]() |
| 10x Zoom dari gedung di atas. |
Rekomendasi untuk mereka yang hobi traveling, candid dan mengeksplorasi suatu kota!
Limited Edition Tas Kamera Airport Essentials FNX by thinkTANK Photo
By Nico Wijaya - September 10, 2013
Directed by me, edited by Ag Febri.
Tahun lalu, jika masih ingat, gw bersama 14 member Fotografer.net terpilih diundang oleh pemerintah Macau (MGTO) untuk berburu foto di spot-spot menarik di Macau. Selama 4 hari 3 malam di Macau, mengunjungi berbagai peninggalan budaya dan arsitektural Macau. Tak lupa juga dengan pertunjukan-pertunjukan yang menghibur dan membuat decak kagum.
Kalau kemarin gw sempat mempublish foto-fotonya, kali ini gw posting sekilas video perjalanannya. Experience Macau!
Kalau kemarin gw sempat mempublish foto-fotonya, kali ini gw posting sekilas video perjalanannya. Experience Macau!
Mungkin, salah satu perjalanan yang cukup eksotis hingga pertengahan tahun ini bagi gw adalah trip hunting ke Natuna. Salah satu pulau terluar Indonesia dengan pemandangan alam yang masih banyak belum terpublikasikan.
Sekitar 1 jam perjalanan menggunakan pesawat terbang dari Batam, gw tiba di Natuna. Bersama satu rombongan perjalanan FNX Goes To Natuna, inisiasi Fotografer.net bersama Kodim Natuna. Pesawat yang gue tumpangi, Sky Aviation, Boeing 737-300. Untuk menuju Natuna, setidaknya ada 2 maskapai penerbangan yang beroperasi setiap hari. Jadi secara infrastruktur transportasi, cukup mudah untuk menuju Natuna.
Di Natuna, waktu selama 4 hari 3 malam terasa cepat sekali. Seakan belum puas untuk mengeksplorasi keindahan alam dan budayanya. Sunset, sunrise, batu-batuan besar di pantai dan birunya laut adalah surga bagi mereka pemuja keindahan.
Video di atas adalah teaser yang gw ambil kemarin ketika ke Natuna. Dari Batu Alif, Pulau Senoa, Pasar Ikan, Cemaga hingga ke Pulau Selentan. Menariknya, Pulau Selentan ini adalah pulau yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Untuk ke pulau ini, kita menempuh sekitar 30-45 menggunakan kapal cepat milik pemkab Natuna.
Di postingan selanjutnya, akan gw posting lebih mendetail dari trip ke Natuna ini. Ditunggu komentarnya mengenai video yang gw ambil di atas ;)
Gw belum cerita mengenai HUT ke-10 Fotografer.net akhir tahun kemarin. Tahun 2012 kemarin, tepatnya tanggal 30 Desember, FN memasuki tahun ke-10. Bilangan tahun yang istimewa, 1 dasawarsa sudah dilalui. Seperti ulang tahun ke-9, gw ditugasi untuk membuat video perjalanan 10 tahun FN. Kegiatan dan momen-momen apa yang sudah dilewati selama 10 tahun ini harus gw masukkan sebagai materi dari video tersebut. Maka selama sebulan sebelumnya, sedari November, gw sudah mulai mengumpulkan cerita dan footage-footage video dari tahun 2011.
Tak mudah untuk menggabungkan semua momen 10 tahun ini menjadi satu rangkaian karena FN termasuk komunitas yang cukup banyak melakukan kegiatan. Dari workshop, seminar, gathering hingga hunting foto. Belum termasuk dengan pengenalan fitur-fitur baru di FN dan beberapa aplikasi.
Selain video mengenai 10 tahun FN, ada juga video ucapan selamat ulang tahun untuk FN. Nah, di video ucapan ini, ceritanya juga cukup seru. Selama 3 hari di jakarta, kita syuting 13 tokoh fotografi nasional dan pejabat pemerintah. Kebayang kan ngatur jadwalnya para tokoh-tokoh penting ini? Hingga ada satu hari, 6 lokasi di Jakarta kita datangi. Untung jalanan cukup bersahabat sehingga waktu yang dijadwalkan bisa efektif.
Syuting ini, pengalaman pertama gw ke kantor Mentri Pembangunan Daerah Tertinggal. Pertama kalinya juga berkunjung ke rumah dinasnya Mentri Mari Elka Pangestu. Pertama kalinya juga ke studionya Om Darwis Triadi. Yang jelas, gw ketemu banyak orang-orang hebat. Mendengar dan berbicara secara langsung. Bagi gw ini suatu pengalaman yang menarik.
Penasaran melihat videonya seperti apa, bisa lihat di bawah ini. Saran, pilih kualitas HD untuk tampilan yang sedap dipandang mata.
Tak mudah untuk menggabungkan semua momen 10 tahun ini menjadi satu rangkaian karena FN termasuk komunitas yang cukup banyak melakukan kegiatan. Dari workshop, seminar, gathering hingga hunting foto. Belum termasuk dengan pengenalan fitur-fitur baru di FN dan beberapa aplikasi.
Selain video mengenai 10 tahun FN, ada juga video ucapan selamat ulang tahun untuk FN. Nah, di video ucapan ini, ceritanya juga cukup seru. Selama 3 hari di jakarta, kita syuting 13 tokoh fotografi nasional dan pejabat pemerintah. Kebayang kan ngatur jadwalnya para tokoh-tokoh penting ini? Hingga ada satu hari, 6 lokasi di Jakarta kita datangi. Untung jalanan cukup bersahabat sehingga waktu yang dijadwalkan bisa efektif.
Syuting ini, pengalaman pertama gw ke kantor Mentri Pembangunan Daerah Tertinggal. Pertama kalinya juga berkunjung ke rumah dinasnya Mentri Mari Elka Pangestu. Pertama kalinya juga ke studionya Om Darwis Triadi. Yang jelas, gw ketemu banyak orang-orang hebat. Mendengar dan berbicara secara langsung. Bagi gw ini suatu pengalaman yang menarik.
Penasaran melihat videonya seperti apa, bisa lihat di bawah ini. Saran, pilih kualitas HD untuk tampilan yang sedap dipandang mata.
Duration 1:13 minutes. Best in HD quality ;)
Ini kali pertama saya mengikuti perayaan Waisak di Candi Borobudur. Atmosfir yang sungguh luar biasa ketika ribuan umat Buddha berkumpul di Candi Mendut dan Candi Borobudur untuk melakukan ritual ibadahnya. Dan puncak perayaannya, melepaskan 1000 lampion ke langit diwaktu malam.
Borobudur, purnama dan ribuan lampion. Perfect!
Bercerita tentang cinta segitiga antara Rama, Shinta dan Rahwana dalam cerita klasik Ramayana. Lika-liku penculikan Shinta yang dilakukan oleh Rahwana hingga cerita penyelamatan dan Anoman Obong.
Semua cerita ini disajikan dalam pertunjukan Sendratari Ramayana Prambanan. Dengan latar belakang eksotik Candi Prambanan, pertunjukan sendratari ini menyihir pengunjung selama sekitar 2 jam pertunjukan.
Tanggal 26 Mei kemarin, sempat berkunjung ke Pekanbaru. Untuk yang pertama kalinya ke kota ini dalam rangkaian Gathering dan Workshop Fotografer.net Series 2012.
Acara spesial di Gathering kali ini adalah lokasinya. Bertempat di Skuadron 12 Lanud Pekanbaru, skuadron kebanggaan masyarakat Pekanbaru. Tak ketinggalan pesawat Hawk tipe 100 dan 200 berdiri dengan gagahnya di landasan Skuadron 12.
Bersama Komandan Lanud dan Komandan Skuadron, serta Bang Kristupa Komandan Fotografer.net, acara Gathering di Pekanbaru terlaksana dengan sukses.
Lihat saja video di atas, suasana keramaian pada saat gathering berlangsung.
Mumpung masih 2012, di awal tahun ini saya berkesempatan ke Kota Palembang. Sempat beberapa kali bolak-balik sejak akhir tahun dan tahun baruan di sana, ke Palembang kali ini cukup berkesan.
Dalam rangka ulang tahun Fotografer.net yang ke 9, teman-teman FN di Palembang mengadakan Jelajah Musi. Event ini diperkenalkan dengan nama #FN9JelajahMusi. Sesuai dengan namanya, di event ini peserta yang berpartisipasi akan diajak menjelajahi Sungai Musi dengan menggunakan Kapal Motor milik pemerintah setempat, KM Putri Kembang Dadar.
Palembang bukanlah kota yang asing bagi saya. Tapi juga bukanlah kota yang saya mengenalnya dengan lekat. Di kesempatan kali ini, saya sedikit tahu bahwa Sungai Musi ternyata menyimpan banyak cerita.
Saya baru tahu ternyata di Sungai Musi, tepatnya di Pulau Kemaro, terdapat Pagoda 9 tingkat. Lengkap dengan cerita masyarakat setempat yang meyakini hikayat sejarah Pulau Kemaro, sebuah kisah percintaan Pangeran Tan Bun An dengan Putri Siti Fatimah.
Di kesempatan ini, banyak hal yang saya dapatkan. Teman baru, pengalaman baru dan cerita-cerita baru. Berkumpul dengan teman-teman sesama member Fotografer.net di Palembang dan sekitarnya. Melihat semangat mereka dan karya foto-foto mereka yang mengangkat budaya serta potret di tempat tinggalnya. Melihat bagaimana pemerintah setempat yang mendukung rekan-rekan ini untuk memajukan dan mempromosikan Palembang. Patut dicontoh untuk Kota-kota lainnya di Indonesia.
Bagi yang penasaran seperti apa Pagoda 9 Tingkat, Kampung Kapitan yang berada di Sungai Musi ini dan perjalanan #FN9JelajahMusi, ada 2 video yang sudah diupload di Youtube. Masing-masing berdurasi kurang dari 4 menit. Selamat menonton dan ditunggu komentarnya!
#FN9JelajahMusi part 1
#FN9JelajahMusi part 2

































